Thursday, 2 June 2016

Selamat Tinggal Anyang-anyangan!

Kamu tahu apa itu anyang-anyangan? Itu lho, saat di mana kita pengen buang air kecil terus menerus, tetapi kadar air kemih yang kita keluarkan cuma sedikit pakai banget, lama-kelamaan jadi nyeri dan sakit buang air kecil? Yup, itulah apa yang disebut anyang-anyangan yang merupakan gejala awal dari infeksi saluran kemih.

Pict : https://www.facebook.com/priveuricran

Kamu pernah anyang-anyangan, Lai?

Iya, pernah. Dulu pertama kali itu waktu saya masih kecil. Setiap kali anyang-anyangan, ibu bakalan ikat jempol kaki pakai karet terus suruh nempelin kaki di tembok dengan posisi telapak di atas. Fix, jadi mirip lagu yang liriknya kaki di kepala, kepala di kaki. Lalu, ibu bilang penyebabnya adalah karena minum air dingin dicampur air panas. Setelah dewasa, saya baru tahu kalau penyebab yang dikatakan ibu adalah hoax.

Ternyata penyebab anyang-anyangan adalah adanya bakteri e-coli yang menempel pada saluran kemih.

Kok bisa?

Iya, biasanya hal tersebut terjadi karena pola hidup yang kurang sehat antara lain:
  • Daerah kewanitaan yang kurang bersih.
  • Sering menahan buang air kecil.
  • Kurang minum air putih.
  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda.


Lebih baik mencegah daripada mengalami. Ini adalah cerita miris ketika saya dan seorang teman mengalami anyang-anyangan.

Cerita pertama.
Hari itu kami menonton bioskop yang pada masanya baru ramai banget, The Avengers. Kami berangkat sepulang kerja di mana jarak bioskop itu tiga puluh menit dari kantor. Di jalan udah dingin, eh, begitu sampai sudah tidak ada waktu untuk ke toilet karena jamnya sudah lewat. Yep, kami ketinggalan beberapa menit awal. Hasilnya, sepanjang acara saya menahan diri untuk buang air kecil. Tidak seru kan, kalau ada scene kece yang terpaksa tidak bisa ditonton? Oke, kalem. Ganti posisi duduk yang nyaman sampai akhirnya film selesai. Sampai toilet? Antrinya nggak manusiawi, baru bisa masuk setelah lima menit kemudian. Akhirnya, bukannya lega, malah terasa semakin tidak nyaman. Rasanya itu ingin balik masuk terus buang air kecil lagi. Fix, saya anyang-anyangan, terpaksa merengek pulang dan membatalkan makan malam di TKP. Acara nonton bareng yang diakhiri dengan anyang-anyangan dan perut lapar. Sangat tidak keren!

Cerita kedua.
Hari itu di kantor ada acara family gathering ke daerah Bogor. Kebiasaan, setiap kali jalan saya itu tidak suka bawa atau minum air putih. Kenapa? Karena biasanya kalau sering minum air putih, saya bakalan sering ke toilet. Kebayang kan gimana ramainya toilet di tempat umum? Antrinya kadang sadis. Jadi, hari itu saya hanya membawa bekal minuman teh. Terbukti, saya jarang ke toilet karena memang jarang minum. Teh manis itu nggak bikin saya haus dan nagih minum. Semua acara hari itu berjalan lancar. Namun, tragedi terjadi pada malam harinya. Ketika ingin buang air kecil, yang keluar hanya sedikit (lah iya, orang minumnya juga sedikit), setelah itu saluran kemih terasa nyeri, tidak nyaman dan terus-terusan ingin buang air. Fix, saya anyang-anyangan, tips masa kecil kembali digunakan walaupun tidak berpengaruh. Malam yang seharusnya dipakai untuk istirahat justru sibuk ke toilet.

Cerita ketiga.
Kalau ini adalah cerita dari seorang teman. Dia dan keluarganya baru mudik ke Surabaya naik mobil. Malam itu jalanan macet karena long weekend. Mobil mereka pun ada di tengah panjangnya antrian mobil di jalan tol. Naasnya, Si Supir dan keponakannya ingin buang air kecil. Karena tidak ada pilihan lain, akhirnya Si Supir terpaksa memanfaatkan botol sebagai tempat air kemih *iuhhh. Lalu, si adek yang notabene adalah wanita? Yep, akhirnya dia ngompol. Sayangnya penderitaan tidak berhenti di situ, Si Adek yang sudah tidak kecil ini kena anyang-anyangan, bentar-bentar ngompol karena tidak sedia pampers. Kebayang nggak sih betapa wanginya mobil saat itu? Teman saya sampai pakai masker di sepanjang perjalanan dan sejak saat itu menolak mudik dengan naik mobil.


Nah, setelah tadi tahu penyebabnya, kita bisa menghindari anyang-anyangan. Tentu saja tidak ada yang ingin waktunya terbuang sia-sia dan perjalanan menjadi kurang menyenangkan seperti cerita di atas. 

Bagaimana caranya untuk mencegah anyang-anyangan? Tentu saja dengan bergaya hidup sehat. Atau lebih detailnya secara khusus berikut ini adalah cara agar bisa terhindar dari anyang-anyangan:

Menjaga kebersigan organ intim.

Kita sebagai wanita wajib banget buat jaga daerah kewanitaan. Mulai dari sering-sering mengganti pakaian dalam agar daerah kewanitaan tidak lembab, sampai membersihkan terlebih dahulu toilet duduk sebelum digunakan. Boleh deh kamu sedia tisu basah dan kering selama berpergian sebagai persiapan menggunakan toilet umum. Bicara soal toilet, ada sedikit tips yang saya dapat dari facebook Prive Uri-cran seperti ini:
Pict : https://www.facebook.com/priveuricran


Jangan pernah menahan buang air kecil.

Urin adalah sisa pencernaan yang memiliki banyak bakteri dan kotoran. Jika kita menahan buang air kecil, itu sama saja dengan menumpuk urin. Tumpukan urin ini bisa menimbulkan infeksi saluran kemih karena adanya bakteri yang menempel pada kandung kemih. Jadi, tidak ada gunanya sama sekali kita menyimpan urin, hal itu hanya akan menjadi penyakit. So, jangan pernah menahan air kecil ya, teman.

Minum air putih yang cukup dan kurangi minuman bersoda.

Ingat, jangan sekali-kali pernah berpikiran mengurangi konsumsi air putih hanya karena tidak ingin sering ke toilet. Pendapat itu jelas salah, justu karena kita kekurangan cairan inilah yang akan membuat keluar-masuk toilet karena anyang-anyangan. Jadi, untuk mencegah anyang-anyangan sebaiknya kita minum air putih sesuai kebutuhan tubuh. Berapa sih kebutuhan air putih dalam tubuh kita? Ini ada bocoran cara menghitungnya. Lalu, sibuk dengan kalkulator.

Pict : https://www.facebook.com/priveuricran

Sedia Prive Uri-cran setiap saat.

Selain cara di atas kita perlu sedia Prive Uri-cran ini, teman. Belum tahu apa itu Prive Uri-cran? Baik, mari saya sedikit jelaskan soal produk ini. Tahu buah cranberry? Ternyata jus dari buah ini sangat baik untuk kesehatan kewanitaan, terutama mencegah bakteri E-Coli. Tapi, pasti kita sebagai wanita akan ribet jika berpergian harus membawa jus ini ke mana-mana. Tenang, sekarang untuk mencegah anyang-anyangan ada produk Prive Uri-cran yang mengandung ekstrak buah cranberry dalam bentuk kapsul dan powder sachet. Mantap, kecil dan tidak memakan tempat.

Pict : https://www.facebook.com/priveuricran

Wuih, keren, kan! Ternyata penyebab selalu muncul dengan obat. Jadi, mari kita mencegah daripada mengobati. Semoga kita terhindar dari yang namanya anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih, serta tidak ada lagi yang namanya sakit buang air kecil. Selamat hidup sehat dan selamat tinggal anyang-anyangan!


Akhir kata, maturunuwun sudah mampir.
Laini Laitu


3 comments:

  1. Uri-Can ga bisa buat pria? Aku dulu semasa kecil juga suka anyang - anyangan ampek males ke WC berulang kali alhasil CD basah T,T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uri-cran bisa dikonsumsi pria kok, Om. Boleh nih, dicoba :). Bisa ditemuin di Guardian/Kimia Farma :)

      Delete
    2. Uri-cran bisa dikonsumsi pria kok, Om. Boleh nih, dicoba :). Bisa ditemuin di Guardian/Kimia Farma :)

      Delete